1 Pengertian Perawatan PC. 2. Menyiapkan Perwatan PC. 3. Langkah-Langkah melakukan Perawatan PC. C. Tujuan. Tujuan pembuatan makalah ini ialah untuk memenuhi tugas kelompok yang di berikan oleh guru produktif tentang Melakukan Perawatan PC. Disamping itu penulis juga ingin mengetahui lebih dalam tentang Pengertian, mendiagnosa kerusakn pada PC 2 Maka akan muncul tampilan menu Disk Defragment, disitu akan muncul tampilan Partisi yang ada di dalam PC, pertama pilihlah salah satu partisi disini admin memilih partisi C untuk melakukan defrag karena biasanya partisi yang sering di akses oleh sistem adalah partisi C, setelah itu tekanlah tombol Defragment Disk yang sudah di tunjukkan oleh tanda panah nomor 2. BeberapaTool Yang Digunakan Untuk Mengecek Komputer PC : Direct X; Disk Defragmenter; Disk Cleanup 1. Device Manager. Pengertian Device Manager. Adalah salah satu sofware tool yang telah disediakan windows untuk melakukan pengecekan seluruh perangkat yang terhubung pada komputer secara keseluruhan. MELAKUKANPERAWATAN PC Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; Juli 28, 2017 Perawatan Hardware. Tisu + cairan pembersih digunakan untuk membersihkan monitor , keyboard , mouse dan cassing . Disk cleaner digunakan untuk membersihkan cd room / dvd room; Cd cleanerb digunakan untuk membersihkan cd / dvd ; Lap kering 2 Perawatan floppy disk drive, komponen computer yang dapat digunakan untuk membaca disket atau penggerak disket dan sebagai alat media penyimpan data, Cara membersihkan sebuah disk drive sbb: a. Bersihkan dengan menggunakan disk cleaner b. Gunakan cotton buds yg diberi cairan.Dengan cara mengoles bagian dalam diskdrive secara perlahan. 3. PEMELIHARAANDAN PERAWATAN KOMPUTER. Cara merawat computer: 1.Disc Cleanup defragment secara berkala. 2.Perhatikan kondisi hard disk. 3.Install program sesuai space computer. 4.Jangan terlalu banyak menginstall antivirus. 5.Gunakan antispyware + Trojan hunter bila perlu. 6.Pasang eboster untuk mempercepat kinerja computer. . untuk melakukan perawatan PC menggunakan disk cleanup yang ada pada windows, file-file yang tidak diperlukan dapat dihapus dengan cara Pada Windows 7, kamu bisa klik Start > All Programs > accessories > System tools > Disk Cleanuppilih partisi yg akan di bersihkan dari sampah bukan format/hapus semua data ya.cthnya drive c, nanti akan ada proses scanning file sampah. nanti akan muncul lokasi file sampah, pilih dengan tanda centang untuk menghapusnya, lalu klik OK dan pilih Delete Files. Selesai deh D Jika Anda sering menggunakan komputer atau laptop, pasti Anda tahu bahwa perawatan teratur diperlukan untuk menjaga kinerja dan kestabilan sistem. Salah satu cara untuk melakukan perawatan pada PC adalah dengan menggunakan fitur Disk Cleanup yang tersedia di sistem operasi Windows. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara menggunakan Disk Cleanup untuk menjaga PC Anda tetap cepat dan lancar. Apa Itu Disk Cleanup? Disk Cleanup adalah fitur bawaan pada sistem operasi Windows yang membantu Anda membersihkan file sampah dan tidak terpakai dari sistem Anda. Fitur ini dapat membantu Anda menghemat ruang penyimpanan, meningkatkan kinerja sistem, dan mencegah kemungkinan terjadinya kerusakan pada sistem. Cara Menggunakan Disk Cleanup Berikut adalah langkah-langkah cara menggunakan Disk Cleanup Buka Disk Cleanup dengan cara klik kanan pada drive yang ingin Anda bersihkan, kemudian pilih Properties. Pada tab General, klik tombol Disk Cleanup. Windows akan memindai drive Anda dan menampilkan daftar file yang dapat dihapus. Pilih file yang ingin Anda hapus dengan mencentang kotak di depannya. Klik tombol OK untuk memulai proses pembersihan. Tunggu hingga proses selesai. Setelah proses selesai, sistem Anda akan menjadi lebih bersih dan lancar. Anda dapat mengulangi proses ini secara berkala untuk menjaga kinerja sistem Anda tetap optimal. File Apa Saja yang Dapat Dihapus Menggunakan Disk Cleanup? Disk Cleanup dapat membersihkan berbagai jenis file yang tidak terpakai pada sistem Anda. Beberapa jenis file tersebut antara lain File temporary internet. File temporary Windows. File recycle bin. File log system. File installer yang sudah tidak terpakai. Dengan membersihkan file-file tersebut, Anda dapat menghemat ruang penyimpanan dan meningkatkan kinerja sistem Anda. Apakah Aman Menggunakan Disk Cleanup? Ya, menggunakan Disk Cleanup adalah aman. Namun, Anda harus berhati-hati ketika memilih file yang ingin dihapus. Pastikan Anda tidak menghapus file yang penting atau berhubungan dengan aplikasi atau sistem yang sedang Anda gunakan. Jika Anda tidak yakin, sebaiknya jangan menghapus file tersebut. Kapan Harus Menggunakan Disk Cleanup? Anda sebaiknya menggunakan Disk Cleanup secara berkala, misalnya setiap bulan atau setiap dua bulan sekali. Gunakan Disk Cleanup jika Anda merasa sistem Anda sudah mulai lambat atau jika Anda merasa ruang penyimpanan di drive Anda semakin berkurang. Kesimpulan Disk Cleanup adalah fitur yang sangat berguna untuk membersihkan file tidak terpakai dan mempercepat kinerja sistem Anda. Dengan menggunakan Disk Cleanup secara berkala, Anda dapat menjaga PC Anda tetap cepat dan lancar. Namun, pastikan Anda berhati-hati ketika memilih file yang ingin dihapus dan jangan menghapus file penting yang berhubungan dengan aplikasi atau sistem yang sedang digunakan. 2022-11-02 Seperti halnya perangkat elektronik lain, laptop juga tidak luput dari error atau gangguan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa kejadian. Misalnya komponen yang bermasalah, kesalahan program aplikasi, atau bahkan adanya ancaman dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seperti virus komputer. Segala kesalahan atau error tersebut dapat mengganggu kinerja dan tentu saja dapat mengganggu aktifitas pengguna di depan laptop. Kalian semua pasti tidak ingin hal tersebut terjadi bukan ? Oleh karena itu, kita harus dapat melakukan pencegahan agar kesalahan atau kerusakan pada laptop tidak terjadi. Cara Merawat Komputer atau Laptop Agar Tidak Cepat Rusak Dengan melakukan maintenance perawatan/pemeliharaan laptop/PC desktop secara berkala, kemungkinan error dapat diminimalisir. Selain itu, juga dapat mengoptimalkan kinerja laptop agar tidak terasa lemot. Komputer bisa menjadi lebih awet, tidak mudah rusak, dan bisa bertahan bagaimana cara merawat dan memelihara komputer laptop? Bagaimana cara merawat laptop baik dari segi hardware maupun software? Berikut ini Tekno Jempol bagikan langkah-langkah dan cara merawat komputer atau ini dapat diaplikasikan pada semua versi sistem operasi Windows khususnya Windows 10. Di sini juga hanya menggunakan aplikasi bawaan Windows sehingga kalian tidak perlu menginstall software aplikasi melakukan perawatan laptop dan cara merawat pada PC? Alat apa saja yang dibutuhkan untuk merawat komputer? Sebenarnya, cara perawatan laptop atau komputer tidak begitu sulit dilakukan. Bahkan, harusnya bisa dikerjakan oleh maintenance komputer di sini cukup hanya dengan memanfaatkan aplikasi tools bawaan laptop sendiri yang telah disediakan dalam sistem operasi. OS Windows 10 misalnya, punya beberapa tools aplikasi yang bisa digunakan dalam merawat PC atau perawatan laptop dan komputer juga tak memerlukan alat-alat khusus. Cukup dengan kuas kecil dan kain lap yang bersih untuk membersihkan body fisiknya. Kalian juga bisa memakai tools cleaner kit untuk komputer yang banyak tersedia di pasaran. Membersihkan file-file sampah Cara perawatan komputer atau laptop yang pertama adalah melakukan pembersihan "sampah" komputer. Yang dimaksud "sampah" di sini adalah file-file yang tidak dibutuhkan oleh sistem, semisal file cache program, file temporary, file history, ini jika dibiarkan terlalu lama akan semakin banyak dan semakin menumpuk sehingga menghabiskan ruang penyimpanan. Di sini, kalian dapat memakai aplikasi yang mamapu membersihkan file-file "sampah" seperti misalnya Disk Cleanup. Berikut ini langkah-langkahnya Pertama, buka aplikasi Disk Cleanup lewat menu Start lalu ketik Cleanup. Bisa juga dengan buka menu Start kemudian pilih menu Windows Administartive Tools lalu pilih aplikasi Disk Cleanup Pilih partisi drive yang ingin dibersihkan, misalnya yaitu drive C Pilih jenis-jenis file yang akan dibersihkan. Tekno Jempol menyarankan untuk memilih semua jenis file tersebut Klik tombol OK dan tunggu hingga prosesnya selesai. Kalian juga dapat menggunakan aplikasi pembersih komputer dari pihak ketiga. Salah satunya yaitu CCleaner. Aplikasi ini terbukti ampuh membersihkan PC dari segala jenis file-file sampah. Cara menggunakan aplikasi ini, dapat kalian baca lewat artikel yang berjudul Cara Menggunakan CCleaner di Laptop Uninstall aplikasi yang tidak perlu Cara merawat laptop agar awet berikutnya yaitu uninstal atau menghapus program yang sekiranya tidak terlalu dibutuhkan. Saat ini, banyak program aplikasi modern memiliki ukuran yang mampu memenuhi ruang partisi penyimpanan. Apalagi Windows 10 yang secara default menyertakan banyak bloatware aplikasi bawaan yang kadang tidak terlalu akan mengganggu kinerja laptop jika media penyimpanan kekurangan kapasitasnya. Berikut ini cara menguninstall aplikasi pada Windows 10 Masuk ke Settings dengan cara membuka menu Start kemudian pilih Settings. Kalian juga bisa mengaksesnya dengan cara menekan tombol Windows dan IPilih Apps kemudian buka Apps & features. Bisa juga dengan menekan tombol Windows + X, kemudian pilih Apps & FeaturesPilih aplikasi yang dikehendaki kemudian klik tombol UninstallIkuti prosesnya hingga selesai Scan dengan Antivirus Sistem operasi Windows sering menjadi target serangan virus, malware, spyware, dan program-program berbahaya lainnya. Oleh karena itu, wajib bagi pengguna komputer dengan OS Windows untuk menginstal aplikasi Antivirus. Atau cukup menggunakan antivirus bawaan OS Windows semisal Windows cukup menginstal, juga harus sering memperbarui antivirus tersebut secara rutin agar terus dapat mengenali berbagai jenis virus baru. Dengan melakukan perawatan PC berupa scan dan update antivirus secara rutin, laptop tidak akan mudah terkena bahaya serangan virus. Cara memindai komputer dengan Windows Defender/SecurityKlik ikon Windows Security di pojok kanan bawah notification area, ikon perisaiPilih Virus & threat protectionKlik tombol Quick ScanBisa juga klik Scan options lalu pilih Full scan atau Custom scanScan antivirus bisa menjadi salah satu cara merawat software laptop dan PC desktop agar tetap mampu bekerja dengan optimal. Cek partisi hard disk/SSDYang ketiga yaitu melakukan pengecekan pada partisi hard disk/SSD. Partisi merupakan bagian dari perangkat penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan semua file dan biasanya dikenal dengan label "local disk" C\ D\ E\ , melakukan pengecekan dan pembenahan partisi hard disk/SSD, diharapkan akan mengoptimalkan penyimpanan file/data/informasi dalam PC. Untuk pengecekan partisi, kalian dapat menggunakan aplikasi Disk untuk maintenance laptop/PC desktop ini cukup efektif untuk mencegah kerusakan data pada hard disk/SSD. Berikut ini caranya Buka aplikasi Command Prompt dengan cara membuka menu Start lalu ketik perintah cmd Pilih Command Prompt dan klik Run as administrator Ketik perintah chkdsk /f drive letter diikuti dengan menekan tombol Enter. Drive letter ini merujuk pada partisi yang akan dilakukan pengecekan. Tanda /f merujuk pada perintah fix perbaikan Misal, jika akan melakukan pengecekan partisi D\ maka perintah yang diketik chkdsk /f D\ Tunggu hingga proses selesai. Lakukan optimisasi SSD jika sudah pakai SSDWindows 10 sudah mendukung penyimpanan jenis SSD secara penuh. Dengan begitu, penggunaan perangkat penyimpanan SSD akan sangat dioptimalkan. Salah satunya yaitu mengganti fungsi Defragmentation menjadi Optimize ini merupakan representasi dari proses Trim. Trim sendiri merupakan fitur yang berfungsi untuk membersihkan blok penyimpanan SSD yang sudah tidak digunakan. Setelah dibersihkan, blok tersebut bisa kembali digunakan untuk menyimpan ini langkah-langkah melakukan proses Trim pada SSD Buka menu StartPilih Windows Administrative ToolsPilih Defragment and Optimise DrivesPilih salah satu partisi/drive SSD yang akan dilakukan optimalisasi khususnya jika Media typenya "Solid-state drive"Klik tombol OptimizeTunggu prosesnya hingga selesaiKalian juga dapat mengaktifkan penjadwalan optimasi SSD sehingga proses tersebut bisa dilakukan secara otomatisMasih dalam aplikasi Optimise DrivesPada bagian Scheduled optimization, pastikin tertera status OnJika belum, klik tombol Change settingsBeri centang Run on schedule RecomendedPada bagian Frequency, pilih jadwal optimasi. Bisa pilih harian Daily, mingguan Weekly, atau bulanan MonthlyKlik tombol OK Defrag khusus hard diskSelain melakukan pengecekan, untuk penyimpanan hard disk perlu menjalankan proses defragment. Defragment hard disk adalah proses penulisan ulang data atau file yang terpisah-pisah fragmen menjadi satu bagian yang utuh. Tujuan dari defragment supaya akses file dalam hard disk menjadi lebih era Windows 7, proses defragment hard disk dapat dikerjakan secara otomatis dan bisa dilakukan secara berkala. Kalian juga bisa menjalankan deframent secara manual. Aplikasi yang bisa dipakai untuk defrag hard disk yakni Disk Defragmenter. Buka menu Start Pilih menu Windows Administrative Tools Pilih Defragment & Optimise Drives Sebelum dilakukan proses defragment, alangkah baiknya melakukan analisa pada partisi yang akan didefrag guna mengetahui tingkat fragmentasi. Caranya tinggal klik tombol Analyze. Apabila tingkat fragmentasi lebih dari 10%, langsung saja mulai proses defragment. Sebaliknya kalau kurang dari 10%, defragment bisa ditunda atau dilaksanakan di lain waktu. Cek memori RAM Credit selanjutnya yaitu melakukan diagnosa pada memori RAM. Windows versi terbaru telah dilengkapi software maintenance bernama Memory Diagnostic untuk melakukan pengecekan pada memori RAM. Error pada memori RAM dapat beresiko menyebabkan BSOD Blue Screen of Death, restart berulang-ulang, hingga hilangnya data. Berikut ini langkah-langkah diagnosa pada memori RAM Buka menu Start lalu cari Windows Administrative Tools Pilih aplikasi Windows Memory Diagnostic Ada 2 pilihan perintah, yaitu Restart now and check for problems untuk melakukan pengecekan memori sekarang juga dan Check for problems next time pengecekan memori nanti sewaktu boot komputer. Silahkan pilih salah satu opsi tersebut Nanti seandainya ditemukan kesalahan atau error pada RAM, Windows Memory Diagnostic akan memberitahu informasi lebih lanjut. Troubleshoot Yang berikutnya kalian dapat melakukan troubleshooting. Dengan ini kalian dapat mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan yang terjadi pada laptop/PC desktop. Berikut ini langkah-langkahnya Buka menu Start kemudian pilih SettingsAtau kalian bisa menekan tombol Win + IPilih Update & SecurityPilih TroubleshootJika memang terdeteksi masalah, akan muncul pilihan menu TroubleshootJika ingin melakukan Troubleshoot secara manual, klik Additional Troubleshooter Update Windows dan program aplikasi yang terinstalCara merawat laptop baru selanjutnya yaitu lakukan update sistem secara berkala. Windows telah menyediakan fitur Automatic Update untuk memperbarui sistemnya secara otomatis ketika terhubung internet sehingga dapat membenahi error/bug, menambah fitur/dukungan untuk teknologi baru, dan mengoptimalkan kinerja yang perlu diingat, Automatic Update hanya berguna untuk Windows yang sudah berlisensi resmi dari Microsoft. Jadi jika sistem operasi Windows tidak berlisensi resmi/bajakan, kalian mungkin tidak dapat menggunakan fitur juga dapat dilakukan pada antivirus, antispyware, dan aplikasi keamanan lainnya. Pembaharuan ini berfungsi untuk mencegah gangguan keamanan laptop yang semakin hari semakin berbahaya. Bersihkan debu/kotoran yang menempelSelain dari sisi software, kalian juga harus melakukan perawatan komputer dari sisi hardware. Misalnya dengan membersihkan kotoran atau debu yang menempel pada fisik laptop. Pastikan kalian melakukan hal ini secara berkala khususnya jika laptop berada di ruangan tanpa membersihkan debu di sela-sela tombol-tombol keyboard. Kalian dapat menggunakan kuas atau sikat yang halus untuk membersihkan area-area yang sempit. Jangan lupa juga untuk membersihkan layar laptop dengan lap dan kotoran dapat mengganggu kinerja laptop. Jika perlu, bersihkan pula bagian dalam komponen hardware laptop. Hanya saja, langkah ini sulit untuk dilakukan oleh pengguna biasa karena harus membongkar cover body laptop. Mencegah laptop/PC desktop dari kerusakanPakai UPS/Stavolt atau baterai pada laptopJika menggunakan komputer desktop, disarankan menggunakan stavolt atau UPS Uninterruptible Power Supply. Stavolt adalah perangkat elektronik yang dapat menstabilkan daya listrik pada komputer. Sedangkan UPS merupakan alat untuk menyediakan daya cadangan saat listrik satu atau kedua perangkat tersebut harus tersedia. Arus listrik di tempat komputer tersebut berada mungkin akan mengalami naik turun atau padam. Gangguan semacam ini dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer. Ternyata banyak pengguna laptop yang menyalakan laptop tanpa baterai. Mereka langsung menghubungkan laptop dengan sumber listrik dengan charger. Apabila terjadi daya listrik naik turun atau listrik padam secara tiba-tiba, maka laptop akan mati ini tentu sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kerusakan pada komponen laptop. Resikonya, laptop akan menjadi tidak awet dan jadi mudah rusak. Gunakan komputer dengan bijakCara menjaga laptop lainnya yakni sebaiknya meletakkan laptop di tempat yang bersih dan stabil. Tujuannya agar laptop dapat digunakan dengan aman dan nyaman. Selain itu, gunakan alas laptop yang dapat menyerap hawa panas yang laptop di tempat yang tidak dapat menyerap hawa panas misalnya bahan halus/lembut akan berdampak kurang baik. Hawa panas yang dihasilkan laptop akan tetap berada di dalam sehingga menyebabkan overheat atau kelebihan suhu pula meletakkan benda-benda yang berat di atas layar laptop. Hal ini akan menyebabkan layar laptop LCD/LED menjadi tertekan. Akibatnya, layar laptop akan rusak dengan ditandai munculnya dead pixel, layar bergaris, atau bahkan layar mati laptop secara berlebihan justru akan mengurangi umur pemakaian. Selain itu, gunakan selalu program aplikasi yang resmi atau berasal dari sumber yang terpercaya. Penggunaan aplikasi yang tidak resmi bajakan sudah pasti sangat merugikan pengguna paling penting lagi yaitu kesadaran sebagai pengguna komputer untuk selalu menjaga dan melakukan perawatan PC secara berkala agar awet dan tidak tutorial dan cara merawat komputer agar tidak mudah rusak. Cara di atas juga dapat diterapkan pada platform OS yang lain seperti Mac dan Linux. Mungkin langkah-langkahnya yang akan berbeda. Ingat, lakukan maintenance PC secara rutin agar terus mendapatkan performa laptop yang mencoba dan semoga bermanfaat...Baca juga artikel terkait 7 Cara Merawat Hardisk Laptop & PC Desktop Biar AwetCara Merawat SSD Agar Awet Dan Tahan LamaCara Membersihkan RAM Laptop Windows 10 Dengan Mudah Alat Disk Cleanup yang disertakan dengan Windows dapat dengan cepat menghapus berbagai file sistem dan mengosongkan ruang disk. Tetapi beberapa hal seperti "Windows ESD Installation Files" pada Windows 10-mungkin tidak boleh dihapus. Untuk sebagian besar, item dalam Disk Cleanup aman untuk dihapus. Namun, jika komputer Anda tidak berjalan dengan baik, menghapus beberapa hal ini dapat mencegah Anda mencopot pembaruan, mengembalikan sistem operasi Anda, atau hanya memecahkan masalah, jadi mereka berguna untuk menjaga jika Anda memiliki ruang. Pembersihan Disk 101 Anda bisa menjalankan Disk Cleanup dari menu Start - cari saja “Disk Cleanup”. Ini akan segera memindai file yang dapat dihapus dan menampilkan daftar untuk Anda. Namun, ini hanya menampilkan file yang dapat Anda hapus dengan izin akun pengguna Anda saat ini. Dengan asumsi Anda memiliki akses administrator ke komputer, Anda akan ingin mengklik "Bersihkan File Sistem" untuk melihat daftar lengkap file yang dapat Anda hapus. Untuk menghapus sekelompok file, periksa. Untuk menyimpan sekelompok file, pastikan itu tidak dicentang. Anda akan melihat jumlah maksimum data yang dapat Anda hapus di bagian atas jendela, dan berapa banyak ruang yang sebenarnya Anda hemat di bagian bawah. Klik "OK" setelah Anda selesai memilih data dan Disk Cleanup akan menghapus jenis data yang ingin Anda hapus. File Instalasi Windows ESD Sangat Penting Pada Windows 10, sekarang ada opsi "Windows ESD installation file" di sini. Menghapusnya dapat membebaskan beberapa gigabyte ruang hard disk. Ini mungkin merupakan opsi paling penting dalam daftar, karena menghapusnya dapat menyebabkan masalah bagi Anda. File ESD ini digunakan untuk "mengatur ulang PC Anda" ke pengaturan default pabrik. Jika Anda menghapus file-file ini, Anda akan memiliki lebih banyak ruang disk-tetapi Anda tidak akan memiliki file yang diperlukan untuk mereset PC Anda. Anda mungkin perlu mengunduh instalasi Windows 10 jika Anda ingin mengatur ulang. Kami menyarankan untuk tidak menghapus ini, kecuali Anda sangat membutuhkan beberapa gigabyte dalam ruang hard disk. Menghapus ini akan membuat hidup Anda lebih sulit jika Anda ingin menggunakan fitur "setel ulang PC Anda" di masa depan. Semuanya Else Disk Cleanup Dapat Menghapus Jadi apa yang semua opsi lain lakukan? Kami melakukan Disk Cleanup dan membuat daftar. Perhatikan bahwa kami menggunakan Disk Cleanup pada PC yang menjalankan Windows 10 dengan Pembaruan Ulang Tahun diinstal. Versi Windows yang lebih lama mungkin memiliki opsi yang sedikit lebih sedikit. Beberapa opsi hanya dapat muncul jika Anda memiliki jenis file sistem tertentu di hard drive Anda. Pembaruan Pembaruan Windows Saat Anda menginstal pembaruan dari Pembaruan Windows, Windows menyimpan versi lama dari file sistem di sekitar. Ini memungkinkan Anda untuk menghapus pembaruan nanti. Namun, jika Anda tidak berencana untuk mencopot pemasangan pembaruan Windows apa pun, ini adalah pemborosan ruang. Ini aman untuk dihapus selama komputer Anda berfungsi dengan baik dan Anda tidak berencana untuk mencopot pemasangan pembaruan apa pun. Windows Defender Opsi ini menghapus "file tidak penting yang digunakan oleh Windows Defender", sesuai dengan alat Disk Cleanup. Microsoft tidak menjelaskan apa file-file ini di mana saja, tetapi kemungkinan itu hanyalah file sementara. Anda dapat memilih opsi ini untuk membebaskan beberapa ruang dan antivirus bawaan Windows 10 akan terus berjalan normal. File log upgrade Windows Saat Anda memutakhirkan Windows-misalnya, meningkatkan dari Windows 7 ke 10, atau memutakhirkan dari pembaruan Windows 10 bulan November ke pembaruan Hari Jadi Windows 10-Windows membuat file log. File-file log ini dapat "Membantu mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang terjadi". Jika Anda tidak memiliki masalah terkait peningkatan, jangan ragu untuk menghapusnya. File Program yang Diunduh Folder ini berisi kontrol ActiveX dan applet Java yang diunduh dari Internet saat Anda melihat halaman web tertentu di Internet Explorer. Jangan ragu untuk menghapus ini. Mereka akan secara otomatis diunduh lagi ketika Anda mengunjungi situs web yang membutuhkannya, jika Anda membutuhkannya. File internet sementara Ini berisi "cache browser" Anda untuk Internet Explorer dan Microsoft Edge. Cache berisi potongan-potongan situs web yang disimpan di hard drive Anda sehingga Anda dapat memuatnya lebih cepat di masa mendatang. Anda dapat mengosongkan ini untuk mengosongkan ruang, tetapi cache browser Anda akhirnya akan terisi kembali. Perhatikan juga bahwa ini hanya mempengaruhi browser Microsoft. Browser lain seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox memiliki cache browser mereka sendiri yang harus Anda bersihkan dari dalam Chrome atau Firefox sendiri. Ingat saja menghapus cache browser Anda secara berkala akan memperlambat penjelajahan web Anda. File dump memori kesalahan sistem Ketika Windows crash-dikenal sebagai "layar biru kematian" -sistem menciptakan file dump memori. File ini dapat membantu mengidentifikasi apa yang salah. Namun, file-file ini dapat menggunakan sejumlah besar ruang. Jika Anda tidak berencana untuk mencoba memecahkan salah satu layar biru kematian atau Anda sudah memperbaikinya, Anda dapat menghapus file-file ini. Sistem diarsipkan Pelaporan Kesalahan Windows Ketika program macet, Windows membuat laporan kesalahan dan mengirimkannya ke Microsoft. Laporan kesalahan ini dapat membantu Anda mengidentifikasi dan memperbaiki masalah. Laporan kesalahan yang diarsipkan telah dikirim ke Microsoft. Anda dapat memilih untuk menghapus ini, tetapi Anda tidak akan dapat melihat laporan tentang crash program. Jika Anda tidak berusaha memecahkan masalah, mereka mungkin tidak penting. Sistem antrian Windows Error Reporting Ini sama dengan "Sistem diarsipkan Pelaporan Kesalahan Windows," kecuali itu berisi laporan kesalahan antri yang belum dikirim ke Microsoft. File instalasi Windows ESD Yang ini penting! Seperti yang dijelaskan di atas, file-file ini disimpan di PC Anda dan digunakan untuk "Reset PC Anda" ke pengaturan default dapat menghapusnya untuk mengosongkan ruang, tetapi Anda harus membuat dan menyediakan media instalasi Windows jika Anda ingin mereset PC Anda. File Optimasi Pengiriman "Windows Update Delivery Optimization Service" adalah bagian dari Windows 10 yang menggunakan bandwidth komputer Anda untuk mengunggah aplikasi dan pembaruan Windows ke komputer lain. Opsi ini memungkinkan Anda untuk menghapus data yang tidak lagi dibutuhkan, kecuali untuk mengunggah ke PC lain. Paket driver perangkat Windows menyimpan versi driver perangkat lama, baik itu diinstal dari Pembaruan Windows atau di tempat lain. Opsi ini akan menghapus versi driver perangkat lama dan hanya menyimpan yang paling baru. Anda dapat menghapus file-file ini jika PC Anda dan perangkatnya tampaknya berfungsi dengan benar. Instalasi Windows sebelumnya s Saat Anda memperbarui ke versi Windows yang baru, Windows menyimpan file sistem Windows lama selama 10 hari. Anda kemudian dapat menurunkan dalam 10 hari tersebut. Setelah 10 hari, Windows akan menghapus file untuk mengosongkan ruang disk-tetapi Anda dapat menghapusnya dari sini segera. Pada Windows 10, menginstal pembaruan besar seperti Pembaruan Ulang Tahun atau Pembaruan November diperlakukan pada dasarnya sama dengan meng-upgrade ke versi Windows yang sama sekali baru. Jadi, jika Anda baru saja menginstal Pembaruan Ulang Tahun, file-file di sini akan memungkinkan Anda melakukan downgrade ke Pembaruan November. Tempat sampah Periksa opsi ini dan alat Disk Cleanup juga akan mengosongkan Recycle Bin komputer Anda saat dijalankan. Berkas sementara Program sering menyimpan data dalam folder sementara. Periksa opsi ini dan Disk Cleanup akan menghapus file-file sementara yang belum dimodifikasi dalam lebih dari seminggu. Ini memastikan bahwa itu hanya menghapus file-file sementara yang tidak digunakan oleh program. File instalasi Windows sementara File-file ini digunakan oleh proses Pengaturan Windows ketika menginstal versi baru Windows atau pembaruan utama. Jika Anda tidak berada di tengah-tengah instalasi Windows, Anda dapat menghapusnya untuk mengosongkan ruang. Thumbnail Windows membuat gambar kecil untuk gambar, video, dan file dokumen dan menyimpannya di hard drive Anda sehingga Windows dapat ditampilkan dengan cepat ketika Anda melihat folder itu lagi. Opsi ini akan menghapus thumbnail yang di-cache. Jika Anda mengakses folder yang berisi jenis file ini lagi, Windows akan membuat ulang cache thumbnail untuk folder itu. Kami juga telah melihat berbagai opsi lain di sini. Beberapa hanya muncul di versi Windows sebelumnya, seperti Windows 7, dan beberapa hanya muncul jika komputer Anda memiliki jenis file tertentu di hard drive-nya File Pengaturan Sementara Program terkadang membuat file setup ketika Anda menginstalnya dan tidak secara otomatis membersihkannya. Opsi ini akan menghapus file pengaturan yang tidak lagi digunakan untuk apa pun. Halaman Web Offline Anda dapat menyimpan halaman web untuk penelusuran "offline" di Internet Explorer. "Laman Web Offline" Anda adalah halaman web yang secara khusus telah disimpan untuk penggunaan offline, dan memeriksa ini akan menghapusnya. File Debug Dump Ini adalah file debug yang dibuat setelah tabrakan untuk membantu menemukan penyebab macetnya. Jika Anda tidak mencoba memecahkan masalah, Anda dapat menghapusnya. Per Pelaporan Kesalahan yang Diarsipkan Pengguna Ini sama dengan file "Arsip Sistem Pelaporan Kesalahan Windows", tetapi disimpan di bawah akun pengguna bukan di seluruh sistem. Per Pelaporan Kesalahan Windows Antrean Pengguna Ini sama dengan file "System queued Windows Error Reporting", tetapi disimpan di bawah akun pengguna bukan di seluruh sistem. File Chkdsk Lama Alat chkdsk berjalan ketika ada korupsi sistem file pada hard drive Anda. Jika Anda melihat "file chkdsk lama", ini adalah fragmen file yang rusak. Anda dapat menghapusnya dengan aman kecuali Anda mencoba memulihkan data penting yang tidak tergantikan. File Statistik Pertandingan Pada Windows 7, ini termasuk informasi skor Anda untuk game yang disertakan seperti Solitaire dan Minesweeper. Hapus mereka dan permainan akan melupakan skor Anda dan statistik lainnya. Setup File Log File-file log ini dibuat saat perangkat lunak sedang menginstal. Jika masalah terjadi, file log dapat membantu mengidentifikasi masalah. Jika Anda tidak mencoba memecahkan masalah instalasi perangkat lunak, Anda dapat menghapusnya. Kesalahan Sistem Minidump FIles Ini adalah file dump memori yang lebih kecil yang dibuat ketika Windows crash di layar biru. Mereka mengambil lebih sedikit ruang daripada file dump memori yang lebih besar, tetapi masih dapat memberikan informasi bermanfaat yang mengidentifikasi masalah. Anda dapat menghapus ini jika Anda tidak mencoba memecahkan masalah sistem. File Dibuang oleh Peningkatan Windows Ini adalah file sistem yang tidak bermigrasi ke PC baru Anda selama proses Peningkatan Windows. Dengan asumsi komputer Anda berfungsi dengan benar, Anda dapat menghapusnya untuk mengosongkan ruang. Secara keseluruhan, Anda dapat dengan aman menghapus hampir semuanya di Disk Cleanup selama Anda tidak berencana untuk mengembalikan driver perangkat, menghapus pembaruan, atau mengatasi masalah sistem. Tetapi Anda mungkin harus menghindari "file-file Instalasi Windows ESD" kecuali jika Anda benar-benar sakit untuk ruang.

untuk melakukan perawatan pc menggunakan disk cleanup